Skip to main content

Apa Rencana Terbaik Untuk Sukses


Sukses itu memang harus direncanakan, karena orang yang tidak berencana sukses seperti berencana gagal. Tetapi kalau kita rencanakan kan belum tentu sukses? Betul. Yang punya rencana saja belum tentu sukses apalagi yang tidak punya rencana. Sekarang yuk kita lihat esensi dari target niat awal mengapa kita harus punya tujuan.

Kalau kita mau pergi ke Surabaya dari Jakarta, ini kan tujuan. Kalau ada jembatan yang putus disana, apa yang kita lakukan? Kan terhalangi dalam perjalanan. Apa yang kita lakukan? Cari jalan lain, tujuannya sama. Itu loh.

Orang kalau tidak punya tujuan dalam hidupnya, kejadian yang tidak disukainya sehari-hari bisa membuat dia lupa mau kemana  karena dia tidak punya satu tujuan yang membuatnya berorientasi dari sudut manapun kesitu. Makanya rencana itu harus. Akan tercapai? Tidak ada yang bisa menjamin, itu bagian dari yang ghaib dimasa depan. Tetapi kalau kita tidak punya tujuan, yang terjadi dalam keseharian kita membuat kita kehilangan arah. Jadi tujuan utama esensinya adalah bahwa tujuan itu dibutuhkan supaya dalam penyesuaian diri kita terhadap yang terjadi dalam keseharian tetap mengarahkan kita pada yang kita impikan atau yang kita cita-citakan.

Orang yang punya tujuan lebih hemat menggunakan apapun karena tidak kesana dulu-tidak kesana dulu, karena dia jelas kesana. Maksud dari lebih hemat menggunakan apapun terutama adalah menggunakan hidupnya. Hidupnya tidak diboroskan untuk ini untuk itu untuk ini untuk itu, hidupnya lurus kearah yang diinginkan. Ini loh yang disebut sukses semuda mungkin. Sukses semuda mungkin itu bisa 40 tahun, bisa 50 tahun. Loh kok 50 tahun sukses Pak Mario? Ya, untuk orang biasa 400 tahun. Orang ini 60 tahun mencapai yang dilakukannya, tetapi kebesaran dari yang dicapainya membutuhkan orang biasa yang nggak fokus 400 tahun. Itu namanya sukses semuda mungkin. Gampangnya ya memang 30-an sudah sukses, 40-an sudah sukses. Tapi yang penting adalah besarnya yang dicapainya. Besar yang dicapainya ini berarti besar kemanfaatannya bagi sesama. Bagi perlindungan alam, bagi pemuliaan ciptaan Tuhan, Ini besar. Rencana? harus, karena kita perlu untuk memfokuskan semua energi ke satu titik.

Terus begini, bagaimana kalau salah tujuan, salah target?. Kita harus percaya pada konsep kasih sayang Tuhan. Tuhan tidak sampai hati membiarkan orang baik salah arah. Dituntun, mencoba kesana ketemu penasehat, mencoba kesana (kearah lain) ketemu kekasih palsu, mencoba kesana (kearah lain lagi) gagal pernikahannya. Sehingga kita bilang, oh iya ya seharusnya aku kesana. Ternyata dia ralat, Oh my God ini yang mungkin dikatakan orang, bahwa kadang-kadang sukses itu comes from the mistakes, kadang-kadang sukses itu terjadi karena salah langkah kearah yang tepat.

Apa artinya Salah langkah kearah yang tepat? Salah langkah karena itu bukan maksudnya. Kearah yang tepat, arah yang dimaksudkan Tuhan baginya. Salah langkah karena maksud dia mau kesana, tapi karena dia sangat disayangkan sekali oleh Tuhan disalahkan, misstep. Jadi jangan kecil hati kalau salah langkah. Kalau selama niatnya baik kesalahan dalam tujuan yang baik tetap baik, daripada berhasil mencuri, berhasil korupsi, berhasil menjabat untuk korupsi.

Nah jadi apakah harus ada rencana untuk sukses? Ya harus. Soal rencananya bisa tercapai atau tidak, tapi yang pertama kali the best plan is you, kan you are your best plan. Jadi rencananya apa? aku bergantung pada diriku. Kalau aku tidak punya rencanapun aku akan sukses. Contohnya saja orang yang pintar main bola akan hidup diseluruh dunia. Ya katakan saja bag-bag-nya waktu tidur dicuri di kereta api, passpor hilang, bajunya hanya tinggal bajunya yang dipakainya, uang nggak ada, dia kelaparan, jalan dikampung, dinegara yang tidak dikenalnya, bahasa nggak kenal. Dia lihat sekelompok anak muda main bola waktu dia lihat kelapangan, dia sebagai seorang yang ahli dia bilang nih anak-anak masih amatir nih mainnya, bolanya kemana-mana, eh tahu-tahu bolanya menggelinding ke arah dia begitu. Gawang-gawang 100 meter ya, melenceng ke dia 125 meter. Dia tendang masuk ke gawang yang sana. Apa yang dilakukan oleh 22 orang ini plus coach, plus penggembira apa yang dilakukan? Waktu tendang dia sudah jalan, kan dia mau cari kedutaan. Waktu tendang dia gak lihat lagi terus jalan, masuk. Apa yang dilakukan? Dikejar. Ikut kita-ikut kita, ikut persema aja, nggak ikut persib aja. Diperebutkan toh? Dia bilang No language-no language, I can not speak your language. It’s okay-it’s okay, money-money, you know money, dollar, money-money. Itu loh.

Berarti anak muda itu harus betul-betul punya kemampuan yang dihargai orang dimanapun dia berada, coba bayangkan. Kalau katakan kemampuan itu bisa dihargai sekali di Magelang wah hebat sekali disana, di Mojokerto. Atau dia memang mau mendirikan K-pop, band K-pop, Kediri. Ya toh? Bisa. Jadi kalau gitu sukses harus direncanakan and rencana terbaiknya adalah kualitas pribadi anda. Itu.

Sumber: http://youtube.com/marioteguhtv
Gambar: http://clipart-library.com


Comments

Popular posts from this blog

Cara Menyelesaikan Rasa Malas

Apa alasan utama yang biasanya menunda orang dari melakukan sesuatu yang penting? Jawabannya adalah Malas. Malas itu hanya istilah umum dari satu sikap yang menjauhkan orang dari sebuah tindakan. Malas itu sebetulnya istilah umum. Malas itu akibat, akibat dari tidak percaya diri, malas itu akibat dari nggak yakin hasilnya akan baik, malas itu akibat dari nggak ada gunanya dicoba, aku sudah pernah, mana bisa, garis tanganku sial, letak pintu menghadap ke kuburan, rumahnya ini ukuran 1 x 200 meter jalannya miring terus tiap hari, rumah disalahkan. Jadi kalau gitu malas itu kenapa sulit diselesaikan karena orang tidak tahu apa yang menyebabkannya malas, malas itu sendiri tidak bisa diselesaikan. Mengantuk bisa nggak menjadi sebab malas? Bisa. Ya kalau gitu jangan sampai ngantuk. Tidur cukup. Semua orang berhasil, semua orang berhasil meskipun tidurnya kurang mereka tampil prima, semua orang berhasil. Perhatikan itu. Tidurnya kurang tapi tampil prima. Semua o...

Memampukan Diri Supaya Dibayar Lebih Tinggi

Sudah mulai bekerja, sudah mulai ada tabungan, apakah sebaiknya menabung saja?  Atau mulai berbisnis?. Begini, konsep yang pertama kali dipegang untuk gaji, gaji itu sebetulnya bukan untuk ditabung. Gaji itu sebetulnya untuk memampukan kita digaji lebih tinggi. Konsep awal dari gaji adalah seperti itu.  Jadi orang yang terima 1 juta, satu jutanya ini harus memampukannya menjadi orang yang dibayar 2 juta. Waktu sudah dibayar 2 juta, 3 juta dan berikutnya. Nah, contoh nyatanya di saya (Pak Mario Teguh), waktu gaji saya masih kecil dulu saya gunakan itu untuk alat-alat. Waktu itu tidak banyak orang punya komputer pribadi untuk pekerjaan, mungkin komputer untuk games untuk itu, tetapi saya invest beli untuk kemampuan saya meningkatkan kemampuan saya bekerja dengan lebih baik. Yang saya beli itu mesin cetak kecil, mesin photo copy, kemudian binder untuk membuat buku itu ring binder, saya beli macintosh lama jaman dulu kecil, saya beli kertas-kertas berkualitas tinggi ...