Apa alasan utama yang biasanya
menunda orang dari melakukan sesuatu yang penting?
Jawabannya adalah Malas.
Malas itu hanya istilah umum dari
satu sikap yang menjauhkan orang dari sebuah tindakan.
Malas itu sebetulnya istilah umum.
Malas itu akibat, akibat dari tidak percaya diri, malas itu akibat dari nggak
yakin hasilnya akan baik, malas itu akibat dari nggak ada gunanya dicoba, aku
sudah pernah, mana bisa, garis tanganku sial, letak pintu menghadap ke kuburan,
rumahnya ini ukuran 1 x 200 meter jalannya miring terus tiap hari, rumah
disalahkan.
Jadi kalau gitu malas itu kenapa sulit diselesaikan karena orang
tidak tahu apa yang menyebabkannya malas, malas itu sendiri tidak bisa
diselesaikan. Mengantuk bisa nggak menjadi sebab malas? Bisa. Ya kalau gitu
jangan sampai ngantuk. Tidur cukup.
Semua orang berhasil, semua orang
berhasil meskipun tidurnya kurang mereka tampil prima, semua orang berhasil.
Perhatikan itu. Tidurnya kurang tapi tampil prima. Semua orang yang gagal yang
hidupnya lemah tidurnya kebanyakan, bangun dan masih ngantuk.
Berarti didalam bahasan ini kita
buka pengertian bahwa malas itu tidak bisa diselesaikan kalau tidak mengerti apa yang menyebabkan
malas. Kenapa semua orang mengeluh soal malas nggak bisa dihilangkan, karena
tidak tahu yang menyebabkannya malas. Minum pil koplo bisa malas? Nggak malas
lagi, koplo.
Jadi kalau begitu dipetani yuk kata orang jawa, diteliti, dipisah-pisahkan apa sih yang menyebabkan saya tidak bertenaga. Malas itu kan
tidak bertenaga, menunda pelaksanaan, memilih sesuatu yang lebih nyaman, gitu
kan? menghindari berkeringat, menghindari pertemuan dengan orang lain,
menghindari konflik itu malas.
Berarti orang-orang yang tahu sebab dia malas,
tidak malas karena sebabnya yang diselesaikan. Bukan Menyelesaikan Sebabnya. Hidup
ini kan bukan mematikan api terus. Kalau orang kebakaran bisa dimatikan. Tetapi
kalau sepanjang hidup hanya mematikan api, letih. Jadi kalau begitu karena
hidup ini panjang dan akan selalu ada malas, kenali hal-hal yang menjadikan
kita malas. Selesaikan itu.
Sumber: Mario Teguh Super Tv
Gambar: http://www.clipartkid.com

Comments
Post a Comment